Daerah
Home » Berita » Kertajati Masuk Radar Nasional, Majalengka Berpeluang Jadi Pusat Industri Pertahanan Indonesia

Kertajati Masuk Radar Nasional, Majalengka Berpeluang Jadi Pusat Industri Pertahanan Indonesia

MAJALENGKA — Kabupaten Majalengka kembali menjadi sorotan nasional setelah muncul usulan untuk menjadikan Bandara Internasional Kertajati sebagai Kawasan Industri Pertahanan Indonesia. Gagasan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjadikan Kertajati sebagai pusat pengembangan teknologi militer dan industri alutsista nasional.

Kertajati Dianggap Lokasi Ideal

Kertajati dipilih bukan tanpa alasan. Infrastruktur bandara yang sudah berstandar internasional, lahan luas, serta akses yang terhubung dengan jalan tol dan kereta api menjadikan kawasan ini sangat layak untuk pengembangan industri pertahanan.

Bandara yang sebelumnya difokuskan untuk penerbangan komersial kini berpotensi berkembang menjadi pusat produksi, riset, dan pengembangan alutsista, termasuk teknologi pesawat militer, senjata taktis, hingga sistem pertahanan udara.

Dukungan Pemerintah dan Industri Strategis

Opsen PKB dan BBNKB 2025 Capai Rp83,6 Miliar, Pendapatan Daerah Majalengka Melonjak

Usulan ini melibatkan sejumlah lembaga pertahanan dan BUMN strategis, di antaranya:

  • PT Pindad
  • PT Dirgantara Indonesia (PTDI)
  • Bappenas
  • Kementerian Pertahanan

Jika disetujui, kawasan Kertajati dapat menjadi pusat operasi baru bagi sebagian kegiatan industri pertahanan yang saat ini masih terpusat di Kota Bandung, yang kondisinya dinilai semakin padat dan terbatas untuk ekspansi.

Dampak Ekonomi dan Geopolitik

Pembangunan kawasan industri pertahanan di Majalengka diprediksi membawa efek berantai, mulai dari sektor ekonomi hingga pertahanan negara. Manfaat yang diharapkan antara lain:

  • Majalengka menjadi pusat industri strategis nasional
  • Peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi wilayah
  • Pembukaan lapangan pekerjaan berskala besar
  • Percepatan pembangunan kawasan metropolitan Rebana

Secara geopolitik, langkah ini juga akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang menuju kemandirian industri pertahanan.

Penurunan Bunga PNM Mekaar 5 Persen Bawa Angin Segar bagi Ibu-Ibu Pelaku Usaha di Majalengka

Perlu Persiapan dan Kajian Mendalam

Meski prospeknya besar, realisasi program ini membutuhkan kajian matang, terutama terkait:

  • Regulasi pertahanan
  • Skema investasi
  • Pengelolaan tata ruang
  • Dukungan pemerintah pusat dan daerah

Langkah ini diprediksi menjadi proyek jangka panjang yang berdampak strategis bagi masa depan pertahanan Indonesia.

Majalengka Masuk Era Baru

Dengan munculnya usulan ini, Majalengka kini berada pada momentum penting. Jika rencana tersebut terealisasi, Bandara Kertajati tidak hanya menjadi gerbang udara Jawa Barat, tetapi juga menjadi jantung industri pertahanan Indonesia.

Gagal Bayar Uang Pengganti Rp1,3 Miliar, Aset Terpidana Korupsi Disita Kejari Majalengka

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *