MAJALENGKA — Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi dunia ketenagakerjaan di Kabupaten Majalengka. Sepanjang tahun lalu, sebanyak 5.325 warga Majalengka berhasil memperoleh pekerjaan melalui berbagai perusahaan yang beroperasi di sektor industri, ritel, dan jasa.
Capaian ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya tercermin dari angka investasi, tetapi juga dari bertambahnya lapangan kerja nyata bagi masyarakat.
Dunia Usaha Aktif Serap Tenaga Kerja Lokal
Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) Kabupaten Majalengka mencatat bahwa ribuan tenaga kerja tersebut terserap dari perusahaan yang aktif membuka rekrutmen dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Pelatihan DK2UKM Majalengka, Patmah Pujiawati, menjelaskan bahwa perusahaan semakin percaya terhadap kesiapan sumber daya manusia lokal. Menurutnya, peningkatan keterampilan tenaga kerja turut mendorong perusahaan untuk merekrut warga Majalengka.
Awal Tahun 2026, Peluang Kerja Masih Terbuka Lebar
Memasuki awal 2026, tren positif penyerapan tenaga kerja belum menunjukkan tanda perlambatan. Beberapa perusahaan telah membuka lowongan dan merekrut tenaga kerja baru, di antaranya:
-
PT Shoetown merekrut 46 orang
-
Indomaret membuka 20 posisi kerja
-
Alfamart menyerap 18 tenaga kerja
-
Adira Finance merekrut 3 karyawan
Rekrutmen ini memperkuat peran sektor ritel dan manufaktur sebagai tulang punggung penciptaan lapangan kerja di Majalengka.
Akses Informasi Kerja Dipermudah
Untuk memastikan informasi lowongan kerja menjangkau masyarakat luas, DK2UKM Majalengka memanfaatkan platform digital dan media sosial resmi. Langkah ini membuat pencari kerja lebih cepat mengetahui peluang yang tersedia tanpa harus menunggu pengumuman konvensional.
Patmah menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi strategi penting dalam menekan angka pengangguran dan mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Optimisme Ekonomi Daerah Terus Menguat
Dengan ribuan warga yang telah bekerja dan peluang kerja yang terus bertambah, Majalengka menunjukkan arah positif dalam pembangunan ekonomi berbasis ketenagakerjaan. Pemerintah daerah berharap tren ini mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Comment