Majalengka — Kondisi jalan perbatasan Majalengka–Cirebon kini jadi sorotan karena permukaan aspal yang menjadi licin akibat material berserakan, khususnya saat hujan. Fenomena ini bukan sekadar gangguan — banyak pengguna jalan melaporkan potensi kecelakaan tinggi, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.
Warga di wilayah Kecamatan Sindangwangi menyatakan kekhawatirannya secara langsung kepada aparat setempat. Mereka mengungkapkan bahwa material yang tercecer sering berasal dari kendaraan angkutan berat, sehingga jalan rawan slip dan membahayakan keselamatan pengguna lalu lintas.
Tindakan Cepat Aparat Gabungan
Untuk merespons keresahan warga, aparat gabungan dari Satlantas Polres Majalengka, Polsek Sindangwangi, TNI, Dishub, Satpol PP, dan Pemkab langsung melakukan koordinasi di Kantor Desa Lengkong Wetan. Hasilnya, mereka sepakat untuk membersihkan dan menyemprot badan jalan, sehingga sisa material hilang dan permukaan kembali aman dilintasi.
Kasatlantas Majalengka menegaskan bahwa laporan langsung dari masyarakat menjadi dasar tindakan itu. Ia menambahkan bahwa jalan yang licin sangat berpotensi meningkatkan angka kecelakaan, sehingga penanganan tidak bisa ditunda.
Sinergi untuk Keselamatan Lalu Lintas
Sinergi antarinstansi berjalan lancar dan kondusif. Langkah pembersihan serta penyemprotan jalan diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan untuk keselamatan lalu lintas di wilayah Sindangwangi.


Comment