MAJALENGKA — Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia terus ditunjukkan di Kabupaten Majalengka. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Majalengka bersama Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dalam pengembangan dan penguatan pelatihan tenaga kerja lokal.
Kerja sama ini difokuskan pada penyelarasan program pelatihan dengan kebutuhan riil dunia usaha dan industri, sehingga tenaga kerja Majalengka memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di pasar kerja.
Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Ketua KADIN Majalengka, Rd Herdian Suryanatagara, menegaskan bahwa keterlibatan KADIN menjadi bagian penting dalam memastikan program pelatihan berjalan tepat sasaran. KADIN akan berperan aktif memberikan masukan sesuai kebutuhan sektor industri yang berkembang di Majalengka.
“Pelatihan tenaga kerja harus menyesuaikan kebutuhan industri. Dengan kolaborasi ini, kami berharap lulusan pelatihan benar-benar siap kerja dan memiliki daya saing,” kata Herdian.
Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Kepala DK2UKM Kabupaten Majalengka, Arief Daryana, menyampaikan bahwa MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan serapan tenaga kerja lokal. Melalui sinergi ini, pemerintah daerah dapat merancang program pelatihan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, pelatihan yang dilaksanakan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kesiapan mental dan profesionalisme tenaga kerja menghadapi dunia kerja.
Bangun Ekosistem Ketenagakerjaan Berkelanjutan
Kerja sama antara KADIN dan DK2UKM diharapkan mampu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Majalengka. Kolaborasi ini juga dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya MoU tersebut, Majalengka optimistis dapat mencetak tenaga kerja unggul yang mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan kebutuhan industri masa depan.


Comment