MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memantapkan langkah dalam memperluas akses pendidikan melalui rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Untuk mendukung program tersebut, Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare yang berlokasi di Blok Nanggerang, Kelurahan Simpeureum, Kecamatan Cigasong.
Kesiapan lahan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Majalengka dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses belajar yang lebih merata dan terjangkau.
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa Majalengka termasuk daerah yang mendapatkan kepercayaan pemerintah pusat untuk melaksanakan program Sekolah Rakyat.
“Majalengka masuk dalam daftar 166 kabupaten/kota di Indonesia yang siap membangun Sekolah Rakyat. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat,” kata Eman.
Tahap Pembangunan Masuk Agenda 2026
Program Sekolah Rakyat di Majalengka sejatinya telah berjalan dari sisi kegiatan belajar. Tahapan berikutnya kini difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana sekolah yang direncanakan mulai awal 2026.
Pelaksanaan pembangunan fisik akan berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah daerah bertugas memastikan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur pendukung.
Lokasi pembangunan dinilai strategis karena telah sesuai dengan ketentuan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan tidak terkendala aspek legal maupun perizinan.
Akses Infrastruktur Terus Disempurnakan
Salah satu aspek yang masih menjadi perhatian ialah akses jalan menuju area sekolah. Lebar jalan eksisting belum sepenuhnya mendukung mobilisasi alat berat dan kendaraan proyek.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Majalengka menyiapkan jalur alternatif sepanjang kurang lebih 170 meter dari arah SPBU terdekat. Pemerintah daerah juga membuka opsi penyewaan lahan milik warga agar pembangunan dapat berjalan tepat waktu tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Daya Tampung Awal dan Rencana Pengembangan
Pada tahap awal operasional, Sekolah Rakyat Majalengka diproyeksikan mampu menampung sekitar 100 peserta didik. Pemerintah daerah juga tengah mengkaji kemungkinan pengembangan kawasan pendidikan terpadu dari tingkat dasar hingga menengah atas.
Jika pengembangan tersebut direalisasikan, kebutuhan lahan dapat meningkat hingga sekitar 30 hektare untuk menampung kurang lebih 1.000 siswa dalam satu kawasan pendidikan terpadu.
Langkah Strategis Membangun SDM Unggul
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata dalam pemerataan pendidikan sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Majalengka.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Majalengka optimistis program ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat.


Comment