Polres Majalengka
Home » Berita » Terungkap Fakta Sebenarnya: Lansia di Majalengka Meninggal Dunia Akibat Tabrak Lari, Bukan Begal

Terungkap Fakta Sebenarnya: Lansia di Majalengka Meninggal Dunia Akibat Tabrak Lari, Bukan Begal

MAJALENGKA — Misteri meninggalnya seorang pria lanjut usia di Kabupaten Majalengka akhirnya terungkap. Korban yang sebelumnya viral dan disebut sebagai korban begal, ternyata meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari. Kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak kriminal dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa Menggegerkan Warga

Kejadian ini berlangsung pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.10 WIB di ruas Jalan Raya Tonjong–Cigasong, Majalengka. Suasana jalan yang sepi serta minim penerangan membuat kejadian tersebut luput dari perhatian warga sekitar.

Korban diketahui bernama Arifin Cadiri (75), warga Desa Tonjong. Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki dan hendak menyeberang jalan.

Ditabrak Motor, Pengendara Langsung Kabur

Jelang Idul Fitri 2026, Polres Majalengka Perkuat Stabilitas Harga Lewat Program Pangan Murah

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebuah sepeda motor melaju dari arah Tonjong menuju Cigasong dan menabrak korban. Benturan keras membuat korban terjatuh dan mengalami luka fatal.

Pengendara sepeda motor tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan. Warga yang menemukan korban dalam kondisi tergeletak kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Polisi Luruskan Informasi Viral

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, menegaskan bahwa informasi yang menyebut korban sebagai korban begal tidak benar.

“Dari hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, serta rekaman CCTV, tidak ditemukan indikasi pembegalan. Peristiwa ini murni kecelakaan lalu lintas tabrak lari,” tegasnya.

Sambut Lonjakan Mudik 2026, Majalengka Genjot Perbaikan 117 Km Jalan di 30 Titik

Polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang maupun tanda kekerasan selain akibat benturan kendaraan.

Identitas Pelaku Masih Diburu

Satlantas Polres Majalengka terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Petugas menyisir rekaman kamera pengawas dan meminta keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki rekaman terkait kejadian tersebut agar segera melapor.

Peringatan bagi Pengguna Jalan

Rp8 Miliar per Bulan untuk Siltap, Bupati Majalengka Perkuat Kesejahteraan Perangkat Desa

Pihak kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari. Pengendara juga diminta bertanggung jawab dan tidak melarikan diri apabila terlibat kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *