MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka mempercepat langkah pengamanan sektor pertanian melalui distribusi bantuan pestisida kepada kelompok tani. Program ini menjadi bagian dari strategi besar menjaga ketahanan pangan Majalengka sekaligus melindungi produktivitas padi dari ancaman hama.
Bupati Eman Suherman memimpin langsung penyerahan bantuan tersebut kepada para petani. Ia menegaskan bahwa perlindungan tanaman harus dilakukan secara terencana agar hasil panen tetap optimal di setiap musim tanam.
Program bantuan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian dengan pembiayaan APBN 2025. Sinergi ini memperkuat komitmen pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional.
Strategi Cepat Kendalikan Organisme Pengganggu Tanaman
Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menjadi tantangan utama petani, terutama pada musim tanam padi. Jika tidak dikendalikan sejak awal, hama dan penyakit tanaman dapat menekan hasil produksi secara signifikan.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka menyiapkan stok pestisida sebagai langkah preventif. Bantuan yang disalurkan meliputi:
-
Insektisida untuk pengendalian hama serangga
-
Fungisida untuk mencegah penyakit tanaman
-
Rodentisida untuk mengendalikan hama tikus
Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan agar tepat guna dan efektif.
Perkuat Posisi Majalengka sebagai Lumbung Pangan Jawa Barat
Majalengka memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Jawa Barat. Konsistensi produksi padi menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan beras dan stabilitas harga.
Bupati Eman Suherman meminta para petani menggunakan bantuan secara bijak dan sesuai anjuran teknis. Ia mendorong praktik pertanian yang efisien, terukur, dan ramah lingkungan agar produktivitas meningkat tanpa merusak ekosistem.
Menurutnya, keberhasilan program bantuan pestisida Majalengka tidak hanya terlihat dari distribusi yang cepat, tetapi dari peningkatan hasil panen yang nyata di tingkat petani.
Sinergi Pemerintah dan Petani untuk Produksi Berkelanjutan
Selain menyalurkan sarana produksi, pemerintah daerah juga mengintensifkan pendampingan melalui penyuluh pertanian. Pendekatan ini memastikan petani memahami teknik pengendalian hama terpadu dan penggunaan pestisida yang tepat dosis.
Melalui strategi terarah ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan:
-
Penurunan risiko gagal panen
-
Peningkatan produktivitas pertanian
-
Penguatan ketahanan pangan daerah
-
Peningkatan kesejahteraan petani
Langkah konkret ini menunjukkan bahwa Majalengka terus bergerak progresif menjaga sektor pertanian tetap kuat, adaptif, dan berdaya saing di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi.


Comment