Daerah
Home » Berita » Operasional Koperasi Desa Merah Putih Disorot DPRD Majalengka, Kemitraan Dinilai Belum Kuat

Operasional Koperasi Desa Merah Putih Disorot DPRD Majalengka, Kemitraan Dinilai Belum Kuat

MAJALENGKAKomisi II DPRD Kabupaten Majalengka menilai operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah desa masih belum berjalan sesuai harapan. Program koperasi yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi desa itu dinilai membutuhkan penguatan manajemen dan kemitraan agar dapat berfungsi secara optimal.

Penilaian tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi bersama perangkat daerah dan pengurus koperasi yang membahas perkembangan KDMP di wilayah Majalengka. DPRD menekankan bahwa keberadaan bangunan koperasi saja tidak cukup tanpa didukung aktivitas usaha yang berkelanjutan.

Ketua Komisi II DPRD Majalengka, Dasim Raden Pamungkas, mengungkapkan bahwa sebagian koperasi desa masih menghadapi hambatan dalam menjalankan usaha. Salah satu persoalan utama adalah belum terbangunnya kerja sama strategis dengan lembaga penopang seperti Bulog maupun BUMN energi.

“Secara fisik sudah ada, tetapi dari sisi operasional belum maksimal. Koperasi membutuhkan kepastian pasokan dan mitra usaha agar roda ekonomi bisa benar-benar berputar,” ujarnya.

Selain persoalan kemitraan, DPRD juga mencermati belum jelasnya model bisnis yang dijalankan oleh beberapa KDMP. Kondisi tersebut membuat koperasi kesulitan menarik anggota aktif dan belum mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa.

Opsen PKB dan BBNKB 2025 Capai Rp83,6 Miliar, Pendapatan Daerah Majalengka Melonjak

Komisi II DPRD Majalengka menilai perlunya kejelasan regulasi teknis sebagai pedoman pengelolaan koperasi. Untuk itu, DPRD mendorong pemerintah daerah agar segera berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM guna memperjelas arah operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Majalengka, Arif Daryana, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pembentukan KDMP telah dilaksanakan. Saat ini, pemerintah daerah berfokus pada optimalisasi fungsi koperasi dan penguatan jejaring usaha dengan sektor swasta maupun BUMN.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan kebijakan nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses usaha di tingkat desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi yang mandiri dan berdaya saing.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *