Daerah
Home » Berita » Pemkab Majalengka Dorong Desa Jadi Motor Utama Turunkan ATS dan Naikkan RLS

Pemkab Majalengka Dorong Desa Jadi Motor Utama Turunkan ATS dan Naikkan RLS

MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya mempercepat penanganan Angka Tidak Sekolah (ATS) serta meningkatkan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) melalui penguatan peran desa. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyampaikan bahwa desa merupakan institusi paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki kemampuan lebih efektif dalam memetakan persoalan pendidikan di wilayah masing-masing.

“Desa harus aktif mengidentifikasi warganya yang masih tergolong ATS dan menyiapkan dukungan anggaran melalui Dana Desa. Program pendidikan kesetaraan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati.

Optimalisasi Dana Desa untuk Pendidikan Kesetaraan

Pemkab mengarahkan setiap desa agar menggunakan sebagian Dana Desa untuk mendukung program Paket B dan Paket C, terutama bagi masyarakat dewasa yang belum menamatkan pendidikan formal. Upaya ini dinilai penting agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara.

Opsen PKB dan BBNKB 2025 Capai Rp83,6 Miliar, Pendapatan Daerah Majalengka Melonjak

Desa juga diminta memperkuat sistem pendataan ATS dan menghadirkan pendampingan aktif bagi warga yang ingin kembali mengikuti program belajar. Dengan basis data yang akurat, intervensi pendidikan dapat lebih terarah dan tepat sasaran.

Sinergi OPD Majalengka untuk Tingkatkan SDM

Langkah percepatan peningkatan RLS tidak hanya dibebankan kepada perangkat desa. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Majalengka ikut terlibat untuk memperkuat program pendidikan kesetaraan.

Kontribusi OPD tersebut antara lain:

  • DPMD memastikan dukungan anggaran desa berjalan efektif.
  • DKP3 menerjunkan penyuluh lapangan untuk mendampingi Kegiatan Belajar Masyarakat (KBM) di PKBM.
  • Dinas Koperasi dan UMKM menggelar pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha bagi warga peserta pendidikan kesetaraan.

Sinergi ini diharapkan mampu memperbaiki angka RLS Majalengka yang masih berada di 7,81 tahun, di bawah standar nasional 9,1 tahun.

PNS Majalengka Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Kedatangannya Tengah Malam Bikin Warga Geger

Pemkab Serius Tingkatkan Daya Saing Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, mengatakan bahwa peningkatan RLS menjadi indikator penting dalam pembangunan SDM jangka panjang. Rendahnya angka tersebut mendorong pemerintah mempercepat berbagai program pendidikan nonformal.

Melalui penguatan peran desa, pemerintah berharap masyarakat lebih mudah mengakses pendidikan, sekaligus mendukung target besar Majalengka menuju daerah dengan SDM unggul.

Peringatan untuk Masyarakat: Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran

Di sisi lain, laporan terbaru menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran rumah yang ditangani Polsek Jatiwangi bersama tim tanggap cepat. Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat pedesaan untuk lebih waspada.

Penurunan Bunga PNM Mekaar 5 Persen Bawa Angin Segar bagi Ibu-Ibu Pelaku Usaha di Majalengka

Warga diminta meningkatkan kehati-hatian saat memasak, menggunakan alat listrik, maupun beraktivitas di musim hujan yang rawan korsleting.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *