Daerah
Home » Berita » Ratusan Kios Kosong di Pasar Cigasong Majalengka, Disperdagin Targetkan Aktivasi Total

Ratusan Kios Kosong di Pasar Cigasong Majalengka, Disperdagin Targetkan Aktivasi Total

MAJALENGKA – Fenomena kios kosong di Pasar Cigasong Majalengka kembali menjadi perhatian publik. Di tengah upaya menguatkan ekonomi daerah, ratusan ruang usaha di Pasar Sindangkasih Cigasong justru belum dimanfaatkan secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka mencatat sebanyak 234 kios, los, dan ruko tidak aktif beroperasi. Angka tersebut dinilai cukup signifikan dan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi pedagang kecil.

Pasar Tradisional Harus Kembali Ramai

Pasar Cigasong memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan masyarakat. Setiap hari, pasar ini menjadi tempat transaksi kebutuhan pokok, pakaian, hingga barang harian lainnya. Namun, banyaknya kios kosong membuat suasana pasar kurang hidup dan mengurangi minat pengunjung.

Disperdagin Majalengka menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Pemerintah daerah mendorong seluruh pemilik dan penyewa kios segera mengaktifkan kembali tempat usahanya agar aktivitas jual beli kembali bergairah.

Surat Edaran dan Evaluasi Ketat

Sebagai langkah konkret, Disperdagin menerbitkan surat edaran resmi. Pedagang diberikan tenggat waktu satu bulan untuk membuka kios yang masih tutup. Jika tidak ada aktivitas tanpa alasan jelas, pemerintah akan melakukan evaluasi dan menyiapkan skema pengalihan kepada pelaku usaha lain yang siap berdagang.

Jelang Idul Fitri 2026, Polres Majalengka Perkuat Stabilitas Harga Lewat Program Pangan Murah

Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas pasar benar-benar produktif. Pemerintah juga ingin menciptakan persaingan usaha yang sehat dan tertib di dalam area pasar.

Penataan Pedagang Demi Keseimbangan Ekonomi

Selain persoalan kios kosong, pemerintah juga menyoroti keberadaan pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar. Ketidakteraturan ini memengaruhi distribusi pengunjung dan menyebabkan sebagian kios di dalam tetap sepi.

Melalui pendekatan persuasif dan penataan ulang, Disperdagin berupaya mengarahkan pedagang luar agar menempati kios yang tersedia. Langkah ini diharapkan menciptakan pusat perdagangan yang lebih rapi, nyaman, dan mudah diakses pembeli.

Dampak Positif bagi Ekonomi Majalengka

Ketika seluruh kios di Pasar Cigasong aktif, dampaknya akan terasa luas. Perputaran uang meningkat, peluang kerja terbuka, dan daya beli masyarakat ikut terdongkrak. Pasar tradisional pun mampu bersaing dengan toko modern yang terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis langkah tegas ini mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi rakyat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan pedagang, Pasar Cigasong diharapkan kembali ramai dan menjadi ikon perdagangan yang kuat di Majalengka.

Sambut Lonjakan Mudik 2026, Majalengka Genjot Perbaikan 117 Km Jalan di 30 Titik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *