DPRD Majalengka
Home » Berita » DPRD Majalengka Tekankan Penguatan Literasi, PMII Diminta Aktif Lahirkan Jurnalis Muda Berkualitas

DPRD Majalengka Tekankan Penguatan Literasi, PMII Diminta Aktif Lahirkan Jurnalis Muda Berkualitas

Majalengka – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka menaruh perhatian serius terhadap kondisi literasi di kalangan aktivis mahasiswa. Lemahnya kemampuan literasi dinilai berpotensi menurunkan kualitas informasi publik dan memperbesar ruang penyebaran hoaks di era digital.

Anggota DPRD Majalengka menegaskan bahwa mahasiswa, khususnya aktivis organisasi, memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan dalam menjaga kejernihan informasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) didorong untuk memperkuat peran kaderisasi di bidang jurnalistik dan literasi media.

Mahasiswa Diminta Jadi Penjaga Kualitas Informasi

Menurut DPRD, derasnya arus informasi melalui media sosial menuntut kemampuan literasi yang kuat, tidak hanya dalam mengonsumsi informasi, tetapi juga dalam memproduksi konten yang akurat dan berimbang. Tanpa bekal tersebut, aktivis mahasiswa berisiko terjebak pada narasi yang tidak diverifikasi dan cenderung reaktif.

“Mahasiswa seharusnya menjadi penjernih informasi, bukan sekadar penyampai ulang isu yang belum tentu benar,” ujar perwakilan DPRD Majalengka.

Semarak Hari Jadi Majalengka ke-186: Kirab Pataka Bangkitkan Kebanggaan Daerah

PMII Punya Peran Strategis dalam Kaderisasi Jurnalis

Sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis kader, PMII dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan jurnalis muda yang profesional. DPRD berharap PMII dapat mengembangkan pelatihan jurnalistik berkelanjutan, termasuk penguatan etika media, teknik penulisan berita, dan verifikasi fakta.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mencetak kader yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab dan edukatif kepada publik.

Dorongan untuk Ekosistem Literasi yang Lebih Sehat

Sorotan DPRD ini sekaligus menjadi ajakan untuk membangun ekosistem literasi yang lebih sehat di Majalengka. Kolaborasi antara lembaga legislatif, organisasi mahasiswa, dan komunitas literasi dinilai krusial dalam memperkuat kualitas demokrasi dan informasi di tingkat daerah.

Operasional Koperasi Desa Merah Putih Disorot DPRD Majalengka, Kemitraan Dinilai Belum Kuat

Dengan literasi yang kuat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan informasi digital sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *